O-Hanami (Festival Bunga Sakura)

Sejarah O-hanami
Merayakan musim bunga sakura memang sudah dimulai sejak Periode Nara (710-784) yang sebenarnya datang karena pengaruh Dinasti Tang dari Cina. AWalnya mereka lebih mengagum bunga Ume. Tapi saat periode Heian, sakura mulai menarik perhatian orang Jepang. Mulai dari situ O-hanami menjadi festival yang rutin dirayakan setiap tahun.
Mekarnya bunga sakura juga dijadikan sebagai ritual keagamaan & digunakan sebagai tanda dari akhir tahun serta dimulainya musim bercocok tanam. Karena itu, banyak orang-orang Jepang yang berdoa di kuil atau berdoa di bawah pohon sakura.
Pada periode Heian, hanya kalangan bangsawan yang selalu merayakan O-hanami ini. Kebiasaan ini kemudian masuk ke kalangan samurai & akhirnya menyebar sampai kalangan rakyat dari berbagai golongan pada periode Edo.
Perayaan O-hanami sedikit demi sedikit mulai berubah tujuannya. Dari merayakannya untuk ritual agama, menjadi bagian dari gaya hidup para samurai & kemudian menjadi alat untuk memperkuat kekuasaan. Sedangkan di jaman modern ini, O-hanami lebih kepada acara pribadi &merupakan kesempatan untuk berkumpul & bersenang-senang.

O-hanami di Masa Sekarang
Di masa sekarang, umumnya beribu-ribu oarang berkumpul secara berkelompok untuk berpiknik dengan membawa makanan yang spesial dan minuman sake. Perayaan O-hanami sudah dimulai sejak siang hari & kadang-kadang terus berlanjut sampai malam hari.
Sakura memang selalu mengundang decak kagum. Saat bermekaran pohon ini didominasikan dengan warna-warna putih & merah jambu. Sedikitpun tidak ada warna hijau. Sayangnya bunga-bunga sakura yang bermekaran tidak bisa bertahan lama. Bunga sakura hanya bertahan selam 7 sampai 10 hari. Setelah itu bunga sakura mulai berguguran & berganti menjadi warna kehijauan.
Tempat yang populer dikunjungi untuk merayakan O-hanami adalah taman-taman & pusat rekreasi, salah satunya Taman Ueno. Sealain merayakannya dengan berpiknik, berbagai acara besar pun digelar dengan bertemakan sakura, seperti konser musik & tari-tarian.
Setelah masa mekarnya habis, bunga sakura mulai berguguran. Ribuan helai bunga sakura yang berguguran terlihat seperti salju yang menutupi permukaan tanah. Angin musm semi yang sering menerbangkan helaian bunga sakura ini semaki menambah indah pemandangan. Orang Jepang menyebutnya sebagai hanafubuki (badai salju sakura).
Jadwal Musim Sakura
Mekarnya bunga sakura dimulai dari daerah selatan Okinawa, di bulan Maret. Kemudian berlanjut ke daerah utara di bulan April dan berakhir di Hokkaido di bulan Mei. Banyak orang Jepang atau turis yang mengikuti perkembangan mekarnya sakura, entah itu melalui stasiun TV atau radio.
Yang Seru Dari O-hanami
Toilet :
Tempat yang paling dicari. Antriannya bisa sangat panjang. Jadi hati-hati dengan minuman beralkohol & makanan-makanan pedas saat ikutan O-hanami.
Beribu-ribu orang berarti beribu-ribu sampah. Karena itu, saat O-hanami pemerintah tidak hanya menyediakan tempat sampah, tapi juga kamar sampah. Kamar sampah ini berbentuk & berukuran seperti toilet darurat. Hebatnya, semua orang mematuhi peraturan termasuk membuang sampah. Bisa dipastikan setelah festival O-hanami, petugas kebersihan tidak harus bekerja lembur.
Sakura & Pengaruhnya
Bagi orang Jepang, keindahan sakura tidak cukup hanya dinikmati secara nyata. Karena itu banyak yang menuangkan keindahan bunga sakura dalam berbagai bentuk dan media. Di bawah adalah benda-benda tanda kecintaan rakyat Jepang dengan bunga sakura :
Biasanya digunakan untukmurid-murid TK. Berbentuk sakura dengan warna pink & putih adalah bentuk populer untuk tanda pengenal anak-anak di Jepang.
Teh bunga sakura. Disuguhkan bersamaan dengan teh hijau di acara perkawinan atau perayaan-perayaan besar lainnya.

Ini adalah kereta api super express di Kyusu dengan rute perjalanan Tokyo & Nagasaki. Di depan KA terdapat gambar dan tulisan bunga sakura sebagai lambang kebanggaan Jepang.

Mochi yang hanya ada di bulan Maret & April untuk merayakan musim sakura.Dibuat dari tepung yang diwarnai merah jambu. Didalamnya diisi dengan anko (bubur kacang merah) & kemudian dibungkus dengan daun sakura.

Toko besar yang bergerak di bidang elektronik. Toko ini menjadi terkenal karena semua barang dijual dengan harga miring. Selain toko ini, masih banyak toko & supermarket lain yang menggunakan nama sakura.
Motif bunga sakura juga bisa ditemukan di belakang koin 100 yen.
From Anime Insider Vol. 13



I tried to be perfect, but nothing was worth it. Nothing can makes me real, nothing can be so wrong. Just to see if it would show.
Comment by SFTOLC — May 23, 2009 @ 7:18 pm
woo, jd pngen ikut o-hanami..
pengen nyoba sakura mochi, sakura-yu, punya pin sakura, sma
maen2 d bwh phon sakura…
^_^
Comment by yak — May 28, 2009 @ 5:48 am
tell You what, yudit telah merasa menjadi orang yang bego. Jujur, ‘rasa’nya ga’ enak. Yudit mau muntah.
Comment by yudit — May 28, 2009 @ 1:11 pm
@Yak : klo gt mil, ayo qta prg k jepang brng.
JAPAN WE’RE COMING !!
Comment by japanesselovers — May 30, 2009 @ 11:34 pm
i have a drEam. .
soMetimes i’LL enJoy my food uNder saKura fLowers. .
anD arOund jaPan ciTy. .
buT,,i was so far,,and i don’t havE money to visit jaPan,,
hmm,,i hOpe soMetimEs my dReam will be comes trUe..
Comment by namie — August 19, 2009 @ 6:18 am
wow amazing sakura.. i like it very much.. would u mind to send me a bucket of sakura?? hmmm… beautifull flowers
Comment by saii chan — October 18, 2009 @ 2:05 pm
ooooooooo,my got ,indah skali ..pingin kesana
Comment by nofri — October 31, 2009 @ 1:13 pm
Ya Jepang memang mempunyai daya tarik tersendiri. Saya pengagum Jepang,mulai budaya,kartoon,Pemandangan dan terutama Gempanya yang menarik sekali untuk diteliti.
Geologist
Comment by Ramadhan — November 8, 2009 @ 4:04 pm
yuk.. kejepang bareng…
Comment by tia — November 16, 2009 @ 4:51 am