GACKT CAMUI ~chapter 2~

GACKT, FURACHI NO OTOKO ~Gackt, the ‘Wicked’ Guy!~
Di balik semua penampilannya itu, Gackt masih menyimpan begitu banyak surprise tidak terduga. Berasal dari Okinawa, yang merupakan tempat lahirnya ilmu bela diri karate, ia terbiasa berkelahi sejak kecil. Selain membawa stik drum, dulu Gackt juga selalu membawa linggis
ke mana-mana. Tujuannya apalagi kalau bukan sebagai ‘persiapan‘ berkelahi 
Tahun 2000 ia pergi ke Madagaskar untuk acara TV NHK dan disana ia berkesempatan untuk melawan seorang petarung Afrika. Hebatnya, walau melawan orang yang ukuran badannya hampir 2 kali lebih besar, Gackt menang [tentu saja
]. Sampai sekarang ia masih rutin berlatih tanding dengan bodyguard-nya [yang terdiri dari selusin mantan tentara Amerika dengan postur badan raksasa !]. Tidak hanya itu, Gackt pun mengharuskan band members-nya menguasai minimal ilmu bela diri dasar. Buat Gackt, pergi fitness itu adalah kegiatan orang lemah. Laki-laki sejati harusnya berkelahi !
Walau begitu, ada 1 orang yang sampai sekarang tidak bisa ia kalahkan, yaitu ayahnya sendiri. Sang ayah juga seorang petarung tangguhdan selalu menasihatinya, "Never hit a woman!" Kadang Gackt merasa kesal terhadap ibunya yang kelewat disiplin. Namun semarah apa pun, ia selalu teringat pesan ayahnya. Sang ibu, yang juga tidak kalah galak, seringkali balas menantangnya, "You want to hit me? Go ahead! I’ll tell your father and you’ll be dead!" Jadi, dalam keluarga yang penuh jagoan karate ini, yang paling hebat sebenarnya adalah…Mama Camui.
"I’ll make a Super Playstation!!"
Meski hidup di Jepang yang menjadi gudang teknologi canggih, Gackt termasuk orang yang ‘kurang bersahabat‘ dengan benda-benda elektronik. Sampai saat ini ia sudah membuat 13 mobil ringsek total, dan ia selalu beralasan kalau semua mobil itu hancur karena tidak bisa mengimbangi ‘kehebatan’nya dalam menyetir
; Ia juga sudah merusakkan selusin laptop. Gackt sebenarnya suka main game, tapi entah kenapa mesin Playstation yang digunakannya selalu rusak. Akhirnya pada suatu hari Gackt memutuskan untuk membuat Super PlayStation [!!], yaitu dengan cara menggabungkan parts yang masih bisa digunakan dari 2 mesin PlayStation-nya. Hasilnya? Tentu saja gagal total…
Gackt pun benci lampu listrik. Tidak cuma matanya yang peka terhadap sinar, tapi telinganya juga ternyata kelewat sensitif terhadap dengungan yang dihasilkan lampu listrik, hingga Gackt tidak bisa tidur jika didekatnya ada lampu menyala. Rumahnya selalu gelap gulita karena tidak dilengkapi lampu dan hanya cahaya lilin.
Dalam rumahnya yang dilengkapi meja bilyar, bak mandi super besar, trampolin, kolam air mancur dan arena latihan tembak [!!]; Gackt juga tinggal dengan sepasang putri cantik….yaitu seekor anjing Miniature Daschund cokelat bernama Belle Constantine Chappy dan kucing Main Coon abu-abu bernama May.

"I have a speech fetish"
Gackt sangat menghargai keindahan bahasa, terutama bahasa Jepang dengan aturan maskulin dan femininnya. Baginya bicara sama dengan musik; dimana topik pembicaraan adalah lirik lagu, cara berbicara seperti rhythm dan melodi dan suara menjadi instrumen yang menyajikan semua itu. Seseorang dapat dinilai dari caranya berbicara, dan itu sebabnya Gackt selalu berusaha untuk bicara dengan baik. Pekerjaan sang ayah kerap membawa Gackt pindah dari satu daerah ke daerah lain, namun karena pendidikan ketat dari orangtuanya, ia tidak pernah dibiasakan bicara dengan logat setempat. Jika sedang terbawa emosi, logat Kansai-nya suka keluar, tapi Gackt tidak suka kalau itu terjadi karena cara bicaranya jadi kasar.
Gackt pun terkenal dengan tulisannya yang indah. Dalam website Dears, dapat dilihat tulisan asli Gackt yang tampak seperti kaligrafi Kanji itu. Selain bahasa Jepang, Gackt pun rajin mempelajari bahasa Mandarin. Hasilnya bisa dilihat dalam film MoonChild, saat Gackt dengan fasih melafalkan dialog dalam bahasa Mandarin.
"Dame desu ka?"
Gackt is funny. Ini mungkin sedikit sulit dipercaya, tapi pemakai parfum Platinum Egoiste ini sering melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan image-nya yang sangat aristokratik itu. Dalam CM Coffe Fire, Gackt yang berpakaian suit rapi tidak segan-segan bernyanyi sambil duduk di atas kuda-kudaan mainan. Dalam acara Domoto Kyodai, Gackt tampil sebagai salah satu anggota band pendukung Koichi dan Tsuyoshi [Kinki Kids]. Tsuyoshi-kun pernah kena batunya akibat menantang Gackt untuk memperagakan caranya berciuman, karena Gackt tanpa ragu langsung mempraktekkannya pada Tsuyoshi!
;
Gackt juga menjadi salah satu bintang tamu dalam acara Utaban yang dipandu Masahiro Nakai [SMAP]. Banyak kisah ‘aneh tapi nyata‘ yang diceritakan Gackt tentang dirinya di acara ini, termasuk kebiasaannya menawar saat belanja dan ‘ritual‘ memasaknya yang bisa makan waktu sampai 4 hari!! Gara-gara bercerita pengalamannya menerobos masuk ke gudang supermarket Marusho untuk mencari daging segar, sekarang Gackt dipanggil ‘Butabara Ouji‘ [Pork Belly Prince] oleh fansnya. Lucunya, hal-hal yang dianggap aneh untuk ukuran orang biasa, bagi Gackt tampak normal-normal saja dilakukan. Berbagai reaksi kaget dan keheranan Nakai dengan enteng dibalas Gackt dengan tanggapan, "Dame desuka?" "Memangnya tidak boleh?"

"That smile is a sin, but damn it, he’s a man!" [Gackt about Hyde of L’Arc~en~Ciel]
Di rumahnya yang dulu, Gackt tinggal bersama You dan beberapa stafnya. Berhubung jam tidurnya sangat sedikit, Gackt sering kebagian jatah membangunkan para stafnya. Kadang jika sifat isengnya sedang kumat, ia akan mengerjai para stafnya di pagi hari, misalnya membangunkan dengan tusukan pensil, gelitikan, atau bahkan menggambari muka staf malang itu dengan eyeliner.
Untuk Gackt, perasaan sayang dan kagum terhadap seseorang tidak terbatas gender dan usia. Hyde, misalnya, adalah salah satu orang yang sangat dikagumi Gackt, bahkan sampai tipe cewek idealnya pun didasari oleh sifat-sifat yang dimiliki vokalis L’Arc~en~Ciel itu.
Pada konser Sixth Day Seventh Night di Yokohama Arena yang jatuh pada tanggal 4 Juli 2004, Hyde datang untuk merayakan ulang tahun Gackt. Awalnya ia tidak ingin kehadirannya diketahui orang, tapi Gackt yang terlalu happy tetap saja mengumumkan kemunculannya dalam konser itu pada seisi gedung. Konser itu juga menjadi istimewa karena selain diramaikan kedatangan Hyde dan YASU [J’anne De Arc], seluruh keluarga Gackt pun datang dari Okinawa, termasuk sang nenek yang berumur 90 tahun. Nenek funky ini kabur dari RS untuk melihat konser cucunya!
Hubungan keluarga dan persahabatan memang salah satu hal terpenting dalam hidup Gackt. Ia selalu menyebut member Gackt Job, staf dan teman-teman dekatnya sebagai ‘my family‘, karena baginya ‘circle of friends‘ adalah tempatnya berlindung dan sekaligus melindungi orang lain. Bagi Gackt, mereka adalah sayap yang bisa membuatnya terbang, melindunginya saat terjatuh dan melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukannya seorang diri dalam mencapai impian mereka bersama.
So, what is Gackt?
Tidak ada kata-kata -dalam bahasa Gacktish sekalipun- yang bisa menjelaskan cowok satu ini. Untuk menjawabnya, mungkin hanya ada satu cara…
"Watch me more. Come closer and feel my music. Because I’m no longer keeping a certain distance from nobody."

GACKT PROFILE’S
Full Name : Gackt Camui
Gender : Male
Birthday : July 4, 1973, but the year is commonly known as 1540
Birthplace : Okinawa, Japan
Hometown : Kyoto, Japan
Blood Type : A
Hobbies : Driving, dating, playing billlard, martial arts
Height : 180 cm
Weight : 50 - 80 kg
Foods : Bananas, wine, spaghetti, kimchi, tea
Instrument : Drums, Trombone, Trumpet, Piano, Guitar, Bass, Tuba
Languages : Japanese, Mandarin, French, English
Currently Learning: Korean, Cantonese
Favorite…
Color : Black and White
Drink : Vodka
Manga : Banana Fish
Song : Stairway to Heaven, Beauty and Harmony
Singer : Yoshida Miwa, Crystal King, Metallica
Movies : Braveheart, Primal Fear, The Game, City of Angels, Soldier, Scent of a Woman
Actor/Actress : Sandra Bullock, Meg Ryan, John Travolta, Brad Pitt, Nicholas Cage
From Animonster Vol. 67



love u!thanx for this profile! GACKT 4EVER!!!
Comment by Mijah — February 26, 2009 @ 2:32 pm
Dou itashimashi te. ika jg ikut sneng. if the readers happy, i will happy too.
Comment by japanesselovers — March 15, 2009 @ 12:51 am